Wednesday, 10 January 2018

Fenomena Yang Offline Di Onlinenin


Seperti biasa saat di hari libur waktu pagi sampai menjelang siang sengaja waktuku kuhabiskan untuk bersih-bersih pekarangan rumah, itung-itung olah raga ringan tapi double manfaat, sehatnya dapat bersihnya juga dapat, setelah istirahat sebentar dan mandi aku lebih sering menghabiskan jam istirahat untuk mencari wifi gratis haha... maklum  Indihome belum nyampe ke rumah, ya hitung-hitung untuk menghemat quota internet, maklum promo paket data lagi dapat jatah kena paket-paket harga mahal. 


Mungkin karena saat di rumah lagi males makan siang karena perut rasanya kenyang karena kebanyakan minum air, saat di jalan baru terasa laparnya, akhirnya ku putuskan untuk mencari warung makan murah sambil mikir asiknya makan siang apa.


Pikiranku saat itu ngebayangin pengen banget makan pencok, hmm kira-kira pembaca tau pencok itu apa ?, berhubung waktu makan gak kepikiran buat foto-foto aku googlingin dulu ni macem mana yang namanya pencok

Nah ni dia yang namanya PENCOK ada yang bilang nama lainnya adalah RUJAK CINGUR


Rata-rata di sini warung sederhana yang masuk dalam kategori warung sangat sederhana sekalipun, sajian hidangan sudah menggunakan etalase kaca sederhana guna mencegah pasukan lalat masuk ke hidangan yang di pajang atau di simpan, saat asik lihat-lihat isi etalase, di sisi pojok etalase tertempel postingan seukuran kertas HVS yang isinya layanan jasa online segala macem kebutuhan, mulai dari ojek, kurir barang, kurir food, layanan shop delevey sampai jasa-jasa lain. Sekilas ngebaca terlintas dipikiran ni usaha offline yang di onlinenin, sambil senyum-senyum sendiri dalam hati berguman dah canggih ni orang ngusahain usaha offline di onlinenin.

Selesai makan, bayar makanan aku cabut lagi menuju lokasi yang di tuju wifi gratis, sebelum sampai di tujuan eh malah di hadang oleh lampu merah trafikligh, karena baru merah ya lumayan lah harus nenunggu 60 detik sebelum berubah menjadi hijau, ngilangin jenuh kepala toleh sana sini sapa tau ada yang pantas untuk di lihat, bener juga di sebelah kanan jalan nampak baliho kecil di teras tempat tambal ban, apa yang tertulis di baliho lagi-lagi bikin aku tersenyum, haha satu lagi ni usaha offline yang di onlinenin, di baliho itu tertulis 

"Tambal ban online, free ongkos jalan di dalam lingkar Kota"

Gambar ini hanya ilustrasi saja, dapat di google karena kemaren gak kepikiran buat ngefoto


Gambaran seperti ini bisa mencerminkan bahwa unit usaha apapun ada banyak kemungkinan bisa di onlinenin, online di sini maksudnya bahwa unit usaha bisa dikembangin dan di promosiin menggunakan media online, bukan lagi mengunakan cara lama dengan menunggu pengguna jasa kita datang menghampiri kita, contoh mudahnya adalah Gojek, gojek adalah bentuk baru dari ojek cara lama menjadi ojek online cara baru.

kalau di pikir sih, jaman sekarang dah mulai jaman di mana ide dan keahlian menjadi modal utama untuk mendapatkan penghasilan, sudah mulai harus dihilangkan cara berpikir di mana penghasilan layak hanya di dapat dari bekerja di sebuah perusahaan atau tempat karja semestinya, dan apabila tidak bekerja di perusahaan di anggap kurang memiliki kepastian penghasilan.

SHARE THIS

Author:

Sangat tertarik mengikuti perkembangan info tentang teknologi dan sistem informasi, yang pastinya aku adalah blogger paling usil.

1 comment: